Dirjen Dukcapil Sebut Ada 6 Juta Penduduk Indonesia Belum Rekam E-KTP

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi.

Jember Hari Ini – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menyebut masih terdapat sekitar enam juta penduduk Indonesia yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Untuk mempercepat penyelesaian target tersebut, pemerintah daerah didorong menghadirkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember, Kamis (06/08/2026).

Menurut Teguh, dari sekitar 290,1 juta penduduk Indonesia, sebanyak 214 juta merupakan penduduk wajib KTP. Dari jumlah tersebut, sekitar 208 juta orang atau 97,5 persen telah melakukan perekaman data kependudukan. Sementara sekitar enam juta penduduk lainnya masih belum melakukan perekaman sehingga menjadi fokus percepatan pemerintah.

Teguh menilai inovasi Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan) yang dijalankan pemerintah Kabupaten Jember dapat menjadi salah satu solusi untuk mempercepat capaian nasional. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses pelayanan administrasi kependudukan lebih dekat di tingkat kecamatan.

Di Kabupaten Jember sendiri, sekitar 97 persen dari 2,039 juta penduduk wajib KTP telah melakukan perekaman. Pemerintah daerah kini menargetkan penyelesaian tiga persen penduduk yang belum melakukan perekaman melalui program Peta Cinta. 

Selain mengapresiasi inovasi tersebut, teguh menegaskan E-KTP merupakan hak dasar setiap warga negara untuk memperoleh berbagai layanan publik. Karena itu, pelayanan administrasi kependudukan harus diberikan secara cepat, tepat, akurat, mudah diakses, dan tanpa dipungut biaya.

Ia juga mengapresiasi komitmen pemerintah Kabupaten Jember yang mengalokasikan hibah blanko E-KTP. Menurutnya, Jember menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang memberikan dukungan anggaran tersebut sebagai upaya memperkuat pelayanan administrasi kependudukan.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, mengingatkan agar percepatan penyelesaian perekaman E-KTP di Jember tetap diimbangi dengan penguatan sarana dan prasarana pelayanan sehingga target yang dicanangkan pemerintah daerah dapat tercapai secara optimal. (Hafit)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*