Jelang HUT Kemerdekaan RI, Pedagang Bendera dan Umbul-Umbul di Jember Keluhkan Sepi Pembeli

Bendera dan umbul-umbul yang dijual oleh Aris.

Jember Hari Ini – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia, penjualan bendera dan umbul-umbul di sejumlah pedagang di Jember masih tergolong sepi. Selain karena faktor daya beli, para pedagang menilai akibat kurangnya sosialisasi terkait imbauan pemasangan bendera dan umbul-umbul dari pemerintah.

Aris, pedagang yang telah berjualan bendera dan umbul-umbul sejak 2007 di Jalan Samanhudi, Kamis (13/08/2026) mengatakan, pendapatannya tahun ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Dalam sehari, penjualan bendera dan umbul-umbul miliknya tidak menentu, berkisar antara lima hingga 15 buah.

Aris menilai salah satu faktor yang memengaruhi penurunan penjualan adalah minimnya sosialisasi imbauan dari pemerintah daerah. Pada tahun-tahun sebelumnya, imbauan memasang bendera dan umbul-umbul menjelang 17 Agustus kerap disampaikan melalui mobil keliling.

Selain itu, Aris melihat kondisi ekonomi masyarakat juga turut memengaruhi daya beli. Menurutnya, antusiasme masyarakat memasang bendera dan umbul-umbul tahun ini cenderung menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, Alwi mulai berjualan bendera dan umbul-umbul sejak 20 Juli, di Jl Trunojoyo. Namun hingga mendekati peringatan 17 Agustus, pembeli yang datang masih relatif sedikit.

Alwi menyebut rata-rata penjualannya hanya sekitar dua hingga tiga potong bendera per hari. Saat kondisi lebih ramai, penjualannya bisa mencapai sekitar lima potong dalam sehari.

Harga bendera yang dijual Alwi cukup beragam, mulai dari lima ribu hingga Rp200 ribu. Bendera seharga lima ribu rupiah umumnya berukuran kecil dan digunakan untuk kendaraan bermotor.

Alwi juga menduga kondisi ekonomi menjadi salah satu penyebab masyarakat lebih berhati-hati dalam berbelanja. Karena itu, antusiasme masyarakat untuk memasang bendera tahun ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.

Kedua pedagang tersebut memastikan masih akan berjualan hingga menjelang atau pada 17 Agustus. Jika masih ada bendera dan umbul-umbul yang belum terjual, barang tersebut akan disimpan untuk kembali dijual pada tahun berikutnya. (Rusdi)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*