Jember Hari Ini – Pemerintah Kabupaten Jember mendorong penguatan sinergi dengan sektor perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit di daerah. Persoalan ini menjadi perhatian Bupati Jember Muhammad Fawait karena penyaluran kredit masih rendah, sementara dana pihak ketiga yang dihimpun perbankan dari masyarakat Jember mencapai sekitar Rp8 triliun.
Hal tersebut disampaikan Fawait dalam forum bersama OJK, BI, dan perbankan di kantor OJK Jember, selasa siang. Fawait menilai rendahnya penyaluran kredit di tengah tingginya dana pihak ketiga menjadi paradoks. Seharusnya besarnya dana masyarakat yang tersimpan di perbankan kembali berputar untuk menggerakkan perekonomian Jember.
Atas kondisi tersebut, Fawait membuka ruang komunikasi dengan perbankan apabila terdapat kendala dalam penyaluran kredit yang menjadi kewenangan pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi. Fawait memastikan tidak meminta perbankan mengabaikan aturan dan prosedur, tetapi siap membantu mencarikan solusi terhadap persoalan yang dapat diintervensi pemerintah.
Dengan adanya komitmen bersama, Fawait berharap penyaluran kredit, terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang merupakan program prioritas nasional bisa lebih optimal. Fawait berharap kedepannya, Jember bisa bersaing dengan kabupaten lain yang memiliki dana pihak ketiga rendah, tetapi penyaluran kreditnya cukup tinggi. (Rusdi)

