Longsoran Bahu Jalan Seputih–Karangharjo Meluas, BPBD Jember Minta Penanganan Permanen

Lokasi Longsoran Bahu Jalan Seputih–Karangharjo.

Jember Hari Ini – Longsoran bahu jalan penghubung Desa Seputih, Kecamatan Mayang, dengan Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, tepatnya di Dusun Tetelan, kembali meluas. Kondisi tersebut menyebabkan badan jalan menyempit dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember telah merekomendasikan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang untuk segera melakukan penanganan secara permanen, terutama sebelum memasuki musim hujan.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, Selasa (18/08/2026), mengatakan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember telah melakukan peninjauan dan asesmen di lokasi pada Senin malam (17/08/2026).

Menurut Edy, longsoran pertama terjadi pada 8 April 2026 setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Saat itu, bahu jalan yang longsor memiliki panjang sekitar enam meter dengan kedalaman mencapai empat meter.

Namun, pada 17 Agustus, terjadi longsoran susulan. Plengsengan di bagian bahu jalan kembali mengalami kerusakan dan longsor sepanjang sekitar dua meter.

Dengan adanya longsoran susulan tersebut, total panjang bagian jalan yang terdampak mencapai sekitar delapan meter. Kondisi ini menyebabkan bahu jalan semakin rusak dan badan jalan menyempit.

Jalur tersebut dinilai cukup vital karena menjadi jalan pintas bagi Warga Desa Karangharjo sekaligus menjadi satu-satunya akses bagi Warga Dusun Tetelan menuju wilayah Jember.

Edy menjelaskan, sejak 9 April 2026, TRC BPBD Jember telah melakukan langkah penanganan sementara dengan memasang garis pengaman, terpal, serta sandbag untuk menahan material dan mencegah longsoran semakin meluas.

Namun, berdasarkan hasil pemantauan pada Senin malam, kondisi di lokasi kembali memburuk. Sandbag yang sebelumnya dipasang ikut terdampak longsor, sementara terpal yang digunakan sebagai penanganan sementara juga sudah hilang.

BPBD Jember kemudian merekomendasikan penanganan lanjutan kepada dinas terkait. Penanganan permanen dinilai diperlukan agar kerusakan tidak semakin meluas dan akses penghubung antarwilayah tersebut tetap dapat digunakan masyarakat.  

Sementara itu, BPBD Jember mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di lokasi. Pengendara diminta berhati-hati mengingat kondisi bahu jalan yang masih rawan longsor. (Hafit)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*