Bupati Jember Soroti Lambannya Kelompok Tani, Petani Milenial Diminta Masuk Kepengurusan

Ilustrasi.

Jember Hari Ini – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyoroti lambannya proses pengajuan program dan bantuan melalui kelompok tani. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Fawait meminta kelompok tani memperbarui kepengurusan dengan melibatkan generasi muda atau petani milenial.

Menurut Fawait, kelompok tani selama ini sudah berjalan baik, namun perlu diperkuat dengan regenerasi agar proses pengajuan program dapat dilakukan lebih cepat dan tepat waktu. Karena itu, Fawait juga menginstruksikan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember segera melakukan verifikasi dan validasi data keanggotaan kelompok tani di lapangan.

Langkah tersebut diharapkan mempercepat alur pengusulan program dan bantuan, baik kepada Pemerintah Kabupaten Jember maupun pemerintah pusat. Sebab, Kabupaten Jember mendapatkan dukungan anggaran untuk sektor pertanian, pangan, dan infrastruktur pendukung pada 2025 hingga 2026 menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.

Selain melibatkan petani milenial ke dalam kelompok tani, Pemkab Jember juga memperketat monitoring dan evaluasi penyaluran bantuan, mulai dari benih, alat mesin pertanian, hingga pupuk. Pengawasan juga melibatkan masyarakat dan media agar bantuan benar-benar tepat sasaran. (Rusdi)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*