Jember Hari Ini – Empat pemuda menjadi korban dugaan pengeroyokan di Jalan M. Seruji, kawasan simpang empat Patrang, Kabupaten Jember, Minggu (30/08/2026) dini hari. Keempat korban mengalami luka setelah terlibat cekcok dengan sekelompok pemuda yang jumlahnya diperkirakan mencapai 20 orang.
Salah satu korban berinisial JN mengatakan, sebelum kejadian dirinya bersama tujuh temannya berangkat dari Kecamatan Arjasa menuju Jember kota untuk membeli nasi goreng.
Saat melintas di sekitar lampu merah, rombongan JN berpapasan dengan kelompok pemuda lain yang mengendarai sepeda motor sambil menggeber kendaraan dan bermanuver ke kanan dan kiri.
JN menjelaskan, dirinya bersama seorang teman kemudian berhenti untuk menanyakan maksud kelompok tersebut. Namun, salah seorang dari kelompok itu justru menantang berduel sehingga terjadi cekcok. Situasi kemudian memanas setelah JN mengaku ditarik bagian kerah bajunya dan dipukul. JN kemudian berusaha melerai dan mundur dari keributan, bajunya disebut sobek karena ditarik dan dirinya kembali dipukuli.
JN melanjutkan, ketika mundur dalam posisi menunduk, sebuah batu tiba-tiba dilempar dan mengenai kepalanya. Akibat kejadian itu, empat pemuda dari rombongan JN mengalami luka, yakni JN, PT, RT, dan NF.
Tak cukup sampai disitu, keributan semakin besar setelah kelompok yang awalnya hanya beberapa orang didatangi anggota lainnya hingga jumlahnya diperkirakan sekitar 20 orang. JN juga mengaku melihat salah seorang dari kelompok tersebut mengeluarkan senjata tajam berupa celurit berukuran kecil.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetiyo, membenarkan adanya dugaan penganiayaan tersebut. Polisi menerima informasi sekitar pukul 01.30 WIB dan langsung melakukan penanganan.
Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi serta menelusuri identitas pihak yang diduga terlibat. (Rusdi)

