Rekayasa Lalu Lintas Tajemtra 2026, Jalur Tanggul-Jember Ditutup Bertahap

Jalur Tajemtra 2026.

Jember Hari Ini – Dinas Perhubungan Kabupaten Jember bersama Polres Jember menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung pelaksanaan gerak jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026, Sabtu (05/09/2026).

Tajemtra tahun ini diikuti 25.613 peserta dengan rute sepanjang 30 kilometer, dari Alun-Alun Tanggul hingga Alun-Alun Jember. Banyaknya peserta diperkirakan berdampak terhadap kepadatan lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui.

Untuk mengantisipasi kemacetan, arus kendaraan akan dialihkan melalui sejumlah jalur alternatif, terutama jalur selatan. Penutupan jalur yang menjadi lintasan peserta dilakukan secara bertahap mulai pukul 10.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triono, mengatakan, penutupan dan pengalihan arus dilakukan berdasarkan manajemen rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan. Khusus kawasan perkotaan Jember, sejumlah ruas jalan utama akan ditutup secara total setelah pukul 17.00 WIB.

Dishub Jember juga telah berkoordinasi dengan Polres Jember terkait penerapan rekayasa lalu lintas. Jalur utama Tajemtra yang akan disterilkan meliputi Alun-Alun Tanggul, simpang tiga Gambirono Bangsal, simpang tiga Masjid Bangsalsari, simpang tiga Kaliputih, Simpang Empat Mangli, hingga titik finish di Alun-Alun Jember.

Sejumlah titik pengalihan arus juga telah disiapkan. Dari simpang tiga Pondok Dalem, kendaraan akan diarahkan menuju Kencong, Gumukmas, Puger, Balung, Wuluhan, hingga Ambulu. Pengalihan lainnya dilakukan melalui Ajung menuju Gladak Pakem. Sementara kendaraan dari simpang tiga Wirolegi dapat melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi maupun Bondowoso.

Dishub Jember juga mengimbau pengendara dari arah Surabaya menuju Banyuwangi untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan, termasuk melalui jalur pantura.

Untuk mendukung kelancaran transportasi antarkota selama pelaksanaan Tajemtra, pelayanan bus yang biasanya berada di Terminal Tawang Alun akan dialihkan ke Terminal Ambulu.

Dishub Jember meminta seluruh pengguna jalan mematuhi pengaturan lalu lintas dan mengikuti jalur alternatif yang telah ditentukan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus memastikan pelaksanaan Tajemtra 2026 berlangsung aman dan nyaman. (Hafit)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*