Jember Hari Ini – Universitas Jember (Unej) menyiapkan skema khusus bagi Peserta Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) XVIII 2026 yang terkendala perjalanan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Panitia memastikan peserta yang terkendala hadir tetap mendapat kesempatan tampil secara daring melalui zoom.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unej, Fendi Setyawan, Selasa (08/09/2026) mengatakan, panitia telah berkoordinasi dengan BPSMI pusat dan dewan juri untuk mengakomodasi peserta yang terdampak gangguan penerbangan. Menurut Fendi, peserta yang mengalami keterlambatan akan diupayakan tampil pada sesi berikutnya atau ditempatkan pada urutan penampilan terakhir.
Sementara peserta yang benar-benar tidak dapat hadir secara langsung akan disiapkan fasilitas mengikuti perlombaan secara daring. Terkait teknis penilaian bagi peserta yang tampil secara daring menjadi kewenangan dewan juri. Panitia hanya bertanggung jawab menyediakan sarana dan prasarana agar seluruh peserta tetap memiliki kesempatan mengikuti perlombaan.
Perwakilan BPSMI pusat, Eko Sri Haryanto, mengatakan, fleksibilitas tersebut diberikan karena Peksiminas tidak semata-mata berorientasi pada perebutan juara. Ajang ini juga menjadi bagian dari pembinaan untuk mendorong munculnya talenta-talenta seni mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Eko, peserta yang mengalami penundaan atau bahkan pembatalan perjalanan akibat kondisi tetap akan diupayakan memperoleh solusi. BPSMI bersama panitia Unej menyiapkan sejumlah opsi agar peserta tidak kehilangan kesempatan menunjukkan kemampuan mereka.
Diketahui Peksiminas XVIII berlangsung di Unej pada 8-10 September 2026 dan mempertandingkan 15 tangkai seni. Penjurian melibatkan unsur akademisi dan praktisi seni agar kompetisi memiliki perspektif akademik sekaligus keterkaitan dengan perkembangan industri kreatif. (Rusdi)

