Finalisasi APBD 2026, Tambahan TKD Rp223 Miliar untuk Infrastruktur dan Pendidikan

Pembahasan Perubahan APBD 2026

Jember Hari Ini – Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Jember merampungkan finalisasi pembahasan perubahan APBD 2026, Jumat sore (11/09/2026).

Finalisasi anggaran tersebut mencakup penambahan alokasi untuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta sejumlah kebutuhan pelayanan masyarakat yang dinilai mendesak.

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, mengatakan, setelah pembahasan tingkat banggar dan TAPD selesai, perubahan APBD 2026 akan ditetapkan melalui rapat paripurna DPRD pada Senin (14/09/2026).

Setelah ditetapkan, dokumen perubahan APBD akan ditandatangani Bupati dan DPRD Jember, kemudian diajukan kepada Gubernur Jawa Timur untuk difasilitasi. Perubahan APBD baru dapat diundangkan setelah rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur diterima. Salah satu komponen utama dalam perubahan anggaran tersebut adalah tambahan Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar Rp223 miliar.

Menurut Halim, tambahan TKD tersebut diarahkan terutama untuk memperkuat pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan dan jalan pertanian. Kebijakan tersebut sejalan dengan fokus pemerintah daerah terhadap peningkatan infrastruktur dan pengentasan kemiskinan.

Dari total tambahan TKD tersebut, sekitar Rp102,68 miliar dialokasikan untuk infrastruktur dan fasilitas umum. Anggaran tersebut mencakup penyediaan lampu penerangan, perbaikan dan pemeliharaan jalan, perbaikan kantor pelayanan di 28 kecamatan, penataan kota, pembatas jalan, hingga pemeliharaan Jember Convention Center (JCC).  

Selanjutnya, sekitar Rp75,66 miliar dialokasikan untuk dukungan kelembagaan, pendidikan, dan desa. Anggaran tersebut antara lain mencakup tambahan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp16,76 miliar, pengadaan meja dan kursi sekolah serta pesantren, fasilitas pondok pesantren santri putri, dukungan olahraga melalui koni dan persid, serta fasilitasi blk Jember.

Untuk sektor kesehatan dan posyandu, dialokasikan sekitar Rp23,25 miliar. Kemudian Rp11,90 miliar dialokasikan untuk operasional perkantoran, teknologi informasi, dan media. Sementara sektor UMKM mendapatkan tambahan sekitar Rp1,13 miliar untuk mendorong penguatan ekonomi kerakyatan.

Selain alokasi tersebut, perubahan APBD 2026 juga menampung sejumlah kebutuhan mendesak, termasuk penambahan dua unit mobil operasional untuk unit pelaksana teknis pemadam kebakaran.

Dengan selesainya finalisasi Banggar dan TAPD, pembahasan perubahan APBD 2026 kini memasuki tahap penetapan melalui Rapat Paripurna DPRD Jember sebelum diajukan untuk proses fasilitasi di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (Hafit)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*