Jember Hari Ini – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama BPBD Provinsi Jawa Timur, terus menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan. Hingga Kamis (24/09/2026), total sebanyak 1.700.500 liter air bersih telah disalurkan kepada warga di 15 desa dan kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan, penyaluran air bersih kembali dilakukan di Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang. Wilayah tersebut menjadi desa ke-15 yang menerima bantuan air bersih akibat kekeringan.
Edy menjelaskan, bantuan air bersih yang telah disalurkan BPBD tersebut telah menjangkau sekitar 2.033 Kepala Keluarga yang terdampak kekeringan. Menurutnya, distribusi air dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang sumber airnya mulai mengering.
Kekeringan kini juga meluas di Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang. Untuk pertama kalinya, BPBD menyalurkan 5.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan 80 kepala keluarga pada Kamis (24/09/2026).
Kekeringan menyebabkan sejumlah sumur warga mengering. Sementara itu, debit sumur bor yang selama ini menjadi sumber air alternatif juga mengalami penurunan.
Selain menyalurkan air bersih, petugas BPBD juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menghemat penggunaan air dan memprioritaskan air bersih untuk kebutuhan makan dan minum. BPBD merekomendasikan distribusi air bersih dilakukan setiap dua hari sekali, menyesuaikan dengan kebutuhan warga terdampak.
Edy menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jember, sehingga penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan dapat terus dilakukan. (Ulil)

