Festival Semanggi 2026 Angkut 1,4 Ton Sampah dari Sungai Bedadung

Aksi bersih sungai Bedadung dalam festival semanggi.

Jember Hari Ini – Aksi bersih sungai Bedadung dalam festival semanggi 2026 berhasil mengangkut sekitar 1,4 ton sampah dari kawasan sungai di bawah Jembatan Semanggi, Jember, Minggu, (27/09/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sungai Sedunia atau World Rivers Day 2026 tersebut melibatkan lebih dari 250 relawan dari berbagai unsur.

Pegiat lingkungan Jember, RM Muhammad Masbut, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan panitia, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 1.407 kilogram. sebagian besar merupakan sampah plastik dan residu yang sulit terurai.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai. sampah yang masuk ke aliran sungai tidak hanya mengotori lingkungan, tetapi juga berpotensi merusak ekosistem, mengancam biota sungai, dan mencemari sumber air.

Selain mengangkut sampah, Festival Semanggi 2026 juga diisi dengan upaya pemulihan ekosistem sungai melalui pelepasan bibit ikan dan penggunaan eco-enzyme di sungai bedadung.

Lebih lanjut, Masbut menilai penanganan persoalan sampah sungai tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan bersih-bersih. menurutnya, diperlukan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan berbagai sektor terkait.  

Ia mendorong adanya penguatan peraturan daerah tentang pengelolaan sampah, termasuk penerapan sanksi yang tegas terhadap masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

Selain penegakan aturan, masyarakat juga perlu didorong untuk mulai memilah sampah dari rumah. edukasi tersebut, menurutnya, harus dilakukan secara bertahap agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pihak Kelurahan Sumbersari bersama Tagana yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut juga menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan. kegiatan bersih sungai tidak hanya berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan mandiri yang dilakukan masyarakat secara rutin.

Festival Semanggi 2026 melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Jember, Koramil, Polsek, World Cleanup Day Indonesia Jember, mahapena, rumah zakat, koalisi perempuan Indonesia, orari, eigerian, yalidi, sejumlah perguruan tinggi di Jember, alumni SMA Negeri 1 Jember, serta pelaku usaha dan sektor swasta. (Ulil)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*