Bupati Jember Respons Proyeksi Belanja APBD Jember 2027 Defisit Rp987 Miliar

Bupati Jember, Muhammad Fawait

Jember Hari Ini – Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan nota pengantar rancangan peraturan daerah tentang APBD tahun anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Jember, Senin, (28/09/2026).

Dalam nota keuangan tersebut, Bupati memaparkan APBD Jember 2027 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp4,5 triliun, sementara belanja daerah direncanakan mencapai Rp5,5 triliun.

Bupati Muhammad Fawait mengatakan, pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan APBD untuk membiayai percepatan pembangunan di Kabupaten Jember.

Menurutnya, meskipun terdapat pengurangan dana Transfer Ke Daerah (TKD) pada 2027, Pemkab Jember terus berupaya mendapatkan program pembangunan dari pemerintah pusat. sejumlah program pembangunan yang diperoleh tersebut, menurutnya, memiliki nilai lebih besar dibandingkan pengurangan transfer.

Dalam nota pengantar APBD 2027, pendapatan daerah jember direncanakan sebesar Rp4,5 triliun. pendapatan tersebut terdiri dari pendapatan asli daerah atau pad sebesar Rp1,2 triliun dan pendapatan transfer sebesar Rp 3,2 triliun.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp5,5 triliun. belanja tersebut terdiri dari belanja operasi sebesar Rp3,7 triliun, belanja modal Rp1,1 triliun, dan belanja tidak terduga sebesar Rp15 miliar. dengan komposisi tersebut, terdapat defisit anggaran sekitar Rp987 miliar.

Untuk menutup defisit tersebut, pemerintah daerah menyiapkan penerimaan pembiayaan dengan nilai sekitar Rp987 miliar.

Sumber pembiayaan tersebut berasal dari perkiraan silpa atau sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp2 miliar, serta penerimaan pembiayaan melalui pinjaman daerah sebesar Rp 786,5 miliar.

Bupati muhammad fawait menyebut pembiayaan pembangunan tersebut salah satu sumbernya melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), badan usaha milik negara di bawah kementerian keuangan yang bergerak di bidang pembiayaan infrastruktur. Menurut Fawait, skema pembiayaan alternatif tersebut diperlukan karena percepatan pembangunan Jember tidak cukup jika hanya mengandalkan kemampuan APBD. ia berharap Raperda APBD Jember tahun anggaran 2027 tersebut dapat segera dibahas bersama DPRD sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. (Hafit

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*