Massa Lempari Kantor Pemkab Jember dengan Buah Busuk, Wabup Ditolak Temui Demonstran

Polisi dan anggota Satpol PP yang mengamankan aksi lemparan massa.

Jember Hari Ini – Aksi Demonstrasi Pedagang Pasar Tanjung di depan Kantor Pemkab Jember berlangsung memanas, Rabu (30/09/2026). Massa sempat melempar tomat, jambu air, hingga buah-buahan busuk ke arah kantor Pemkab Jember.

Sejumlah Polisi dan anggota Satpol PP yang mengamankan aksi juga terkena lemparan massa. Situasi bahkan sempat memanas setelah terjadi ketegangan antara massa dari internal peserta aksi.

Beruntung, ketegangan tersebut tidak berujung bentrokan dan situasi kembali kondusif. Di tengah kondisi yang mulai tenang, Wakil Bupati Jember Djoko Susanto datang menemui massa untuk berdialog.

Namun, kedatangan Wakil Bupati justru ditolak secara tegas oleh demonstran. Massa meminta Djoko Susanto kembali ke ruangannya dan tidak menemui mereka.

Koordinator Paguyuban Pasar Tanjung, Suhadi, mengatakan aksi lempar buah busuk merupakan bentuk kekecewaan pedagang terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai dilakukan secara sepihak dan merugikan pedagang. Sayur yang dilempar merupakan sisa dagangan para pedagang yang tidak laku terjual akibat pembatasan waktu berjualan yang tidak wajar.

Suhadi juga membenarkan adanya penolakan terhadap Wakil Bupati. Menurutnya, penolakan tersebut berkaitan dengan kondisi hubungan di internal Pemerintahan Kabupaten Jember yang dinilai tidak harmonis dan dikhawatirkan semakin memicu kegaduhan. Selain memprotes kebijakan pemerintah, pedagang juga mempersoalkan dugaan pungutan saat berjualan di kawasan Jalan Samanhudi. Ia mengatakan, sebelumnya pedagang dikenai retribusi sekitar tiga ribu rupiah setiap kali berjualan oleh petugas pasar. Namun, pungutan tersebut disebut sudah tidak dilakukan sejak sekitar Agustus lalu. (Rusdi)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*