Jember Hari Ini – Dinas Perhubungan Kabupaten Jember menilai perubahan arah arus lalu lintas di Jalan Samanhudi sejak (28/09/2026) berjalan cukup lancar.
Kepala Dinas Perhubungan Jember, Gatot Triyono, Rabu (30/09/2026) mengatakan, setelah perubahan arus diberlakukan mulai 28 September, kondisi lalu lintas di Jalan Samanhudi relatif lancar. Namun, masih ditemukan sejumlah pengendara yang melawan arus karena diduga belum mengetahui perubahan tersebut.
Menurut Gatot, perubahan arus di Jalan Samanhudi tidak menyebabkan peningkatan beban lalu lintas yang signifikan. Volume kendaraan yang sebelumnya sekitar 554 kendaraan per jam, meningkat menjadi 664 kendaraan per jam.
Dengan kondisi tersebut, rasio volume terhadap kapasitas jalan masih berada di angka 0,31, sehingga beban lalu lintas di ruas tersebut dinilai masih rendah. Namun, peningkatan beban lalu lintas justru terjadi di sejumlah ruas lain, terutama Jalan A Yani dan Jalan Trunojoyo.
Gatot menjelaskan, volume kendaraan di jalan A Yani meningkat dari sekitar 3.004 kendaraan menjadi 4.779 kendaraan per jam. Sementara di Jalan Trunojoyo, volume kendaraan naik dari 1.986 menjadi 3.186 kendaraan per jam.
Kondisi tersebut, kata Gatot, terutama mulai terasa pada malam hari ketika kapasitas jalan berkurang akibat meningkatnya aktivitas masyarakat.
Dishub Jember bersama Satlantas Polres Jember akan melakukan evaluasi terhadap perubahan arus tersebut. Evaluasi rencananya dilakukan Jumat melalui forum lalu lintas dengan melibatkan Satlantas, akademisi, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.
Gatot menegaskan, perubahan arus Jalan Samanhudi masih dalam tahap uji coba. Kebijakan tersebut sebelumnya dilakukan sebagai tindak lanjut tuntutan masyarakat, termasuk pedagang dan mahasiswa.
Dishub juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan selama masa uji coba. Hasil evaluasi nantinya akan menjadi bahan untuk menentukan pengaturan lalu lintas yang paling sesuai di kawasan pusat Kota Jember. (Rusdi)

