Sebanyak 64 tim dari 42 perguruan tinggi se-indonesia mulai mematangkan kendaraan masing-masing untuk berlaga dalam Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) 2026 di Universitas Jember (Unej). Kompetisi yang berlangsung pada 3-4 Oktober 2026 ini bukan sekadar ajang adu cepat atau mencari kendaraan paling irit.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unej, Fendi Setyawan, mengatakan penyelenggaraan KMHE 2026 menjadi kepercayaan kedua yang diberikan kepada Unej setelah sebelumnya kampus tersebut juga menjadi tuan rumah. Menurut Fendi, pengalaman penyelenggaraan sebelumnya menjadi salah satu referensi hingga Unej kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan kompetisi tingkat nasional tersebut.
Pada KMHE 2026, sebanyak 64 tim dari 42 perguruan tinggi akan berkompetisi dalam sejumlah kategori kendaraan. Kompetisi terbagi dalam kategori urban Concept dan Prototype, yang menjadi ruang bagi mahasiswa menguji rancangan kendaraan dengan tingkat efisiensi energi yang tinggi.
Fendi menegaskan, KMHE memiliki tujuan lebih besar daripada sekadar kompetisi mahasiswa. Ajang tersebut menjadi wadah untuk mendorong lahirnya inovasi teknologi transportasi yang mampu menjawab tantangan energi pada masa depan.
Karena itu, mahasiswa didorong merancang konsep transportasi yang lebih hemat energi sekaligus membuka peluang pemanfaatan sumber energi alternatif dan terbarukan. Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi embrio pengembangan kendaraan hemat energi sekaligus membuka jalan menuju hilirisasi teknologi ke industri otomotif. (Rusdi)

