Jember Hari Ini – Pengaturan aktivitas pedagang di kawasan Pasar Tanjung Jember mulai dirasakan berdampak positif terhadap penjualan. Salah satunya disampaikan Aspari alias pak Devi, pedagang daging ayam di Pasar Tanjung lantai dua pada Selasa (06/10/2026).
Menurutnya, setelah adanya pengaturan lokasi dan waktu berjualan, aktivitas perdagangan menjadi lebih tertata. Kondisi ini turut berdampak pada peningkatan penjualan.
Aspari mengatakan, sebelum pengaturan, dirinya rata-rata hanya mampu menjual sekitar 50 kilogram daging ayam dalam sehari. Namun setelah pengaturan diberlakukan, penjualannya meningkat hingga sekitar satu kuintal atau 100 kilogram per hari.
Ia berharap pengaturan tersebut dapat terus berjalan dan segera disempurnakan, khususnya bagi pedagang yang beraktivitas di area bawah Pasar Tanjung.
Diketahui pengaturan pedagang dilakukan berdasarkan lokasi dan kelompok pedagang. Di salah satu kawasan, sebanyak 148 pedagang dibagi dalam dua shift, yakni pukul 22.00 WIB hingga 01.00 WIB dan pukul 01.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Sementara di Jalan Untung Suropati terdapat 221 pedagang. Shift pertama pukul 22.00 WIB hingga 01.00 WIB diperuntukkan bagi pedagang pickup dan bojongan. Sedangkan shift kedua pukul 01.00 hingga 05.00 WIB untuk pedagang lesehan dan pelataran.
Di Jalan Wahidin, sebanyak 206 pedagang juga dibagi dalam dua shift, yakni pukul 16.00 WIB hingga 23.00 WIB dan pukul 23.00 WIB hingga 06.00 WIB. Khusus Jalan Pitaloka hanya diterapkan satu shift karena jumlah pedagang relatif sedikit, yakni 12 orang. Mereka dijadwalkan berjualan mulai pukul 23.00 WIB hingga 05.00 WIB. (Rusdi)

