Jember Hari Ini – Fenomena Hari Tanpa Bayangan atau Kulminasi Utama diperkirakan terjadi di Kabupaten Jember pada 14 Oktober 2026 pukul 11.11 WIB. Fenomena astronomi ini berlangsung ketika matahari berada tepat di atas kepala atau membentuk sudut 90 derajat terhadap permukaan bumi.
Prakirawan BMKG Pos Meteorologi Jember, Hukama Nur Akmal, Sabtu (10/10/2026) menjelaskan, fenomena Hari Tanpa Bayangan umumnya terjadi dua kali dalam setahun, yakni pada periode Maret hingga April serta September hingga Oktober. Fenomena ini berkaitan dengan posisi semu matahari yang melintasi wilayah Indonesia yang berada di kawasan tropis.
Hukama mengatakan, posisi matahari tersebut turut memengaruhi kondisi suhu udara. Pada Sabtu (10/10/2026), suhu udara maksimum di Jember tercatat mencapai 35,6 derajat celcius sekitar pukul 11.00 WIB.
Menurutnya, tingginya suhu udara juga dipengaruhi oleh kondisi tutupan awan yang relatif sedikit. Minimnya tutupan awan membuat sinar matahari lebih leluasa mencapai permukaan bumi sehingga suhu udara dapat meningkat.
Meski puncak fenomena Hari Tanpa Bayangan di Jember diperkirakan terjadi pada 14 Oktober mendatang, kondisi panas masih berpotensi dirasakan masyarakat dalam beberapa hari kedepan. Namun, suhu udara tidak hanya dipengaruhi posisi matahari, melainkan juga kondisi atmosfer, termasuk tutupan awan. Secara astronomis, Kulminasi Utama terjadi ketika matahari mencapai posisi tertinggi dalam lintasan semunya dan berada tepat di atas suatu wilayah, sesuai pada letak geografis masing-masing daerah. BMKG mengimbau masyarakat perlu mewaspadai kondisi udara panas terutama pada siang hari. (Ulil)

