Jember Hari Ini – Jumlah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kabupaten Jember belum mencukupi kebutuhan ideal. Dari kebutuhan 248 PPL untuk melayani 248 desa dan kelurahan, saat ini hanya tersedia sekitar 160 hingga 170 orang.
DPRD Jember mendorong Pemkab mengambil langkah untuk memenuhi kebutuhan tenaga penyuluh guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, Sabtu (24/10/2026), mengatakan keberadaan PPL sangat penting untuk mendampingi petani di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.
Terlebih, memasuki musim penghujan, petani membutuhkan pendampingan penyuluh yang Profesional agar kegiatan pertanian dapat berjalan optimal.
Widarto menilai, idealnya setiap desa dan kelurahan memiliki satu orang PPL. Namun, dengan jumlah penyuluh yang masih terbatas, pendampingan pertanian di sejumlah wilayah belum bisa dilakukan secara maksimal.
Kekurangan tenaga penyuluh menyebabkan satu PPL harus menangani lebih dari satu desa. Kondisi ini berdampak pada pembinaan kelompok tani, pengawalan distribusi pupuk bersubsidi, hingga Pendataan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang belum berjalan optimal.
Widarto Menegaskan, Pemkab Jember Perlu Menyiapkan Terobosan Untuk Mengatasi Kekurangan Tenaga Penyuluh Tersebut.
Meski kewenangan rekrutmen PPL berada di pemerintah pusat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Jember tetap perlu mengambil langkah sesuai kewenangannya.
Sementara Itu, Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fiyanto, mendorong Pemkab Jember mengusulkan penambahan formasi PPL melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Selain itu, pemerintah daerah juga dapat mengoptimalkan keberadaan penyuluh pertanian swadaya untuk membantu memenuhi kebutuhan pendampingan petani.
Menurut Candra, pemenuhan kebutuhan PPL menjadi penting mengingat Kabupaten Jember memiliki sekitar 1.500 kelompok tani. Dengan jumlah kelompok tani tersebut, ketersediaan penyuluh yang memadai diharapkan dapat memperkuat pembinaan petani sekaligus mendukung ketahanan pangan di kabupaten jember.
DPRD Jember berharap langkah konkret untuk menambah tenaga penyuluh segera dilakukan agar target satu desa atau kelurahan satu PPL dapat terwujud dan pendampingan terhadap petani semakin optimal. (Hafit)

