50 Persen PAD yang Diklaim Naik 1 Persen Oleh Pemkab, Disumbang Orang Sakit

rapat komisi C dgn mitra kerja dinkes PAD rumah sakit

Rapat Komisi C dengan Dinas Kesehatan mengenai LPP APBD 2013.

50 persen PAD yang diklaim meningkat 1 persen dari target oleh Pemkab Jember, ternyata banyak disumbang orang sakit.

Dalam pembahasan komisi-komisi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD tahun 2013, terungkap, pemasukan PAD tertinggi berasal dari Rumah Sakit dr. Soebandi Jember, sekitar Rp 106 miliar.

Menurut Ketua Komisi C DPRD Jember, Muhammad Asir, jumlah total pendapatan dari 3 Rumah Sakit Daerah di Jember, Rp 150 miliar lebih. Sementara jumlah total PAD tahun 2013, Rp 308 miliar. Meski demikian, Rumah Sakit Daerah dr. Subandi dan Rumah Sakit balung belum memenuhi target yang ditentukan. Begitu juga dengan Dinas Kesehatan, yang tidak mampu memenuhi target PAD. Hanya Rumah Sakit Kalisat yang PAD-nya melampaui target.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jember, Bambang Suartono menjelaskan belum tercapainya target tersebut, karena saat ini mulai banyak klinik-klinik swasta yang memberikan layanan perawatan kesehatan. Selain itu, pasien banyak yang enggan di rawat inap di puskesmas dan memilih dirujuk ke rumah sakit, karena sejumlah puskesmas memang terbatas alat-alat kesehatannya. Bambang berjanji akan meningkatkan pendapatan dinas kesehatan, di tahun-tahun mendatang. (Hafit)

Comments are closed.