Empat Siswa Korban Kekerasan Sekolah Rakyat Jember Kembali Sekolah

Sidak Komisi D DPRD ke Sekolah Rakyat Jember.

Jember Hari Ini – Setelah melewati masa trauma, empat siswa sekolah rakyat di Kabupaten Jember yang diduga menjadi korban kekerasan, kini telah kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jember, Sugeng Riyadi, Sabtu (31/10/2026) mengatakan pendampingan dilakukan melalui asesmen awal hingga pemantauan lanjutan, termasuk memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Korban juga mendapatkan pendampingan dari psikolog yang didatangkan dari Jakarta. Setelah diberikan pendampingan, kondisi fisik dan psikologis para siswa mulai membaik. Bahkan para korban juga sudah mulai bisa diajak berkomunikasi. Setelah merasa aman, seluruh korban akhirnya kembali masuk sekolah sejak pekan lalu.

Terkait pencegahan kejadian serupa, Dinsos PPPA telah berkomunikasi dengan pihak sekolah rakyat. Sekolah diminta melakukan evaluasi, terutama terkait sistem pengawasan dan keamanan lingkungan pendidikan, termasuk mempertimbangkan pemasangan kamera CCTV.

Lebih jauh Sugeng menjelaskan, proses mediasi juga telah dilakukan dengan pengawalan unsur Kodim. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa yang diduga terlibat kekerasan turut dihadirkan dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga korban. (Rusdi)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*