Jember Hari Ini – longsoran tanah kembali mengganggu perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 jember. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 11.20 WIB di km 32+200 hingga km 32+300, tepatnya di petak jalan Kalibaru-Mrawan. Atas kejadian itu balai teknik perkeretaapian kelas i menyiapkan penanganan jalur rawan.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Ferdian Suryo Adhi Pramono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian longsor yang mengganggu sejumlah lintasan kereta api di wilayah Daop 9 Jember.
Menurutnya, pihak balai teknik perkeretaapian telah berkoordinasi dengan DAOP 9 untuk mempercepat penanganan agar operasional kereta api kembali normal. Ia berharap masyarakat bisa segera menikmati layanan perjalanan kereta api tanpa gangguan.
Sebagai langkah antisipasi, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) juga telah menggelar rapat bersama Daop 7, Daop 8, dan Daop 9 untuk membahas sejumlah titik kritis yang perlu ditangani sebelum memasuki masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Mulai besok, selama tiga hari, Direrktorat Jendral Perkretaapian (DJKA) bersama ketiga DAOP tersebut akan melakukan pemetaan untuk mengidentifikasi lebih detail kawasan jalur kereta api yang rawan mengalami gangguan, khususnya longsor.
Diketahui akibat longsor tersebut, dua perjalanan kereta api mengalami gangguan. KA 280 Sritanjung relasi Surabaya-Yogyakarta harus mundur kembali ke Stasiun Kalibaru. Sementara KA 294 Tawangalun tujuan Malang juga sempat tertahan di Stasiun Kalibaru. (Rusdi)

