Satu orang meninggal dan satu orang lainnya luka parah dalam tabrakan beruntun yang terjadi di Jalan Gajah Mada, dekat kantor Bank Indonesia, tepatnya di depan Gudang Tembakau LDO Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates Jumat dini hari tadi. Korban meninggal dunia bernama Andi Dodi Prayogi (26), warga Panti. Sedangkan korban luka bernama Samsul Adi Firmansyah (29), warga Panti.
Kasatlantas Polres Jember, AKP Akmal mengungkapkan, kecelakaan maut itu terjadi pada saat mobil yang dikendarai FH (20), mahasiswa warga Banjarmasin, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Barat. Sesampai di TKP, ada kendaraan yang sedang melaju di depan FH. Untuk menghindari tabrakan, FH banting setir ke arah kiri. Ternyata, di kiri jalan ada pohon dan sedang ada korban yang duduk santai di atas sepeda motornya. Tabrakan pun tidak bisa dihindari. Korban meninggal dunia di TKP, dan korban luka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.
AKP Akmal belum bisa memastikan, apakah kedua korban adalah pemuda yang ingin ikut aksi balap liar atau tidak. Sebab, sudah menjadi tradisi umum di Jember, setiap Jumat malam banyak pemuda yang melakukan aksi balap liar dan salah satu lokasinya adalah di Jalan Gajah Mada. Polisi, kata AKP Akmal, akan menyelidiki kepastian apakah mereka pembalap liar sepeda motor atau bukan. Sementara FH, pengemudi mobil langsung ditahan di Mapolres Jember dan resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Akmal menambahkan, sebenarnya polisi tidak bosan-bosan menghimbau agar pemuda tidak melakukan aksi balap liar. Tetapi seringkali mereka memanfaatkan situasi sehingga mereka tetap bisa balapan liar. Akmal mengaku sangat senang dan mendukung jika Pemkab Jember membangunkan sirkuit khusus untuk mereka. Ia juga meminta orang tua agar lebih memperhatikan anak lelakinya yang mulai menginjak usia remaja. (Ely-Ulung)
