Kapolres Jember, AKBP Awang Joko Rumitro berjanji tidak akan melakukan aksi tembak-menembak pada pengamanan massa pendukung capres, Selasa (22/7/2014) besok. Rekapitulasi perolehan suara nasional hasil pilpres oleh KPU, Selasa besok dinilai para pihak akan rawan aksi massa pendukung pasangan capres dan konflik antar kelompok.
Polres Jember juga menyiapkan sejumlah personilnya untuk terus memantau situasi masyarakat, mulai Selasa besok hingga pasca penetapan capres terpilih oleh KPU. Awang juga mengaku akan mendatangi sejumlah sekretariat parpol dan posko pemenangan, maupun rumah tinggal elit parpol di Jember untuk antisipasi gejolak buruk.
Polisi akan bertindak tegas jika diketahui ada orang atau kelompok tertentu yang berbuat anarkis pasca pengumuman capres terpilih di Jember. Meski demikian, ia yakin polisi tidak akan sampai memberlakukan tembak tempat kepada siapapun agar Jember tetap kondusif.
Awang berharap, masyarakat Jember tetap tenang menyerahkan hasil pemilu sesuai ketentuan yang berlaku, siap menerima apapun hasilnya. Jika diketahui ada yang melanggar, aparat penegak hukum yang akan bertindak tegas. (Fathul)

