Polisi dan tim forensik akhirnya membongkar septic tank yang diduga menjadi tempat pembuangan mayat anak oleh ibu kandungnya.
Pantauan Prosalina FM, pembongkaran berlangsung cukup lama karena septic tank tertutup cor semen 25 cm dan kedalaman mencapai 7 meter. Setelah berhasil membongkar tutup septic tank, petugas langsung menggali dan menaikkan tanah dari dalam sumur septic tank, untuk mendapatkan tulang belulang milik korban pembunuhan tersebut. Dari kedalaman sekitar 4 meter, petugas mulai menemukan tulang belulang yang diyakini milik korban pembunuhan 2 tahun silam itu.
Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Sunarto, yang memimpin jalannya pembongkaran septic tank menyatakan, semua temuan itu akan dikaji oleh tim forensik untuk memastikan bahwa itu potongan tulang milik korban.
Hingga jam 2 Kamis siang, tim forensik dan petugas medis masih berada di lokasi pembongkaran septic tank di belakang rumah tersangka pembunuhan anak kandung di Desa Yosorati Sumberbaru.
Diberitakan Prosalina FM sebelumnya, polisi menangkap SL perempuan warga Desa Yosorati Sumberbaru, karena diduga membunuh anak kandungnya bernama Iin saat berusia 18 tahun, sekitar 2 tahun yang lalu. Setelah dibunuh, SL membuang mayat anaknya ke dalam septic tank yang berada di belakang rumahnya, kemudian menutup dengan cor semen. (Fathul)

