Sambil menunggu pelantikan pimpinan definitif, ternyata sudah terjadi kompromi formasi pimpinan komisi-komisi dan alat kelengkapan DPRD lainnya.
Menurut Ketua Fraksi PKS, Mashuri Hariyanto, sudah ada pembicaraan informal antar pimpinan sementara dengan ketua-ketua fraksi. Empat partai pemilik kursi terbanyak mendapat jatah ketua komisi.
Sebenarnya sesuai tata tertib, penentuan ketua komisi dipilih oleh anggota komisi bersangkutan. Namun, karena sudah ada kesepakatan informal, akhirnya penentuan ketua komisi bisa dicapai secara musyawarah.
Mashuri juga menjelaskan, penentuan komposisi pimpinan komisi-komisi baru sebatas pada penentuan jatah bagi fraksi-fraksi, belum mengerucut pada nama-nama.
Sementara angota Fraksi Kebangkitan Bangsa, Titin Andriyadi menyatakan sudah ada pembicaraan internal partai untuk penugasan anggota fraksi pada alat-alat kelengkapan di DPRD Jember. Namun, pada intinya ia siap ditempatkan di komisi manapun. Oleh partainya, ia ditugasi sebagai anggota Komisi C.
Informasi yang dihimpun Prosalina FM menyebutkan, kompromi jabatan komisi-komisi adalah Ketua Komisi A berasal dari Fraksi PKS, Wakil Ketua berasal Fraksi PPP-PAN, dan Sekretaris dari Fraksi PDI-P.
Ketua Komisi B dari Fraksi PDI-P, Wakil Ketua dari Fraksi Nasdem dan Sekretaris dari Fraksi Gerindra. Sementara Komisi C jabatan Ketua Komisi diplot Fraksi Gerindra, Wakil dari Fraksi Hanura-Demokrat, dengan Sekretaris dari Fraksi PKB. Sedangkan Komisi D, jabatan Ketua berasal dari Fraksi PKB, Wakil Ketua dari Fraksi Golkar dan Sekretaris Komisi dari PKS. (Hafit)

