Kegiatan serap aspirasi anggota DPRD Jawa Timur saat masa reses, dimanfaatkan guru madrasah di Jember untuk mengadukan molornya pencairan Tunjangan Profesi Pendidikan (TPP). Dana TPP yang belum cair nilainya bervariasi, ada yang TPP untuk 8 bulan hingga lebih dari satu tahun.
Menurut anggota DPRD Jawa Timur, Miftahul Ulum, hasil serap aspirasi dari 3 wilayah di Kabupaten Jember, sejumlah guru lembaga pendidikan swasta mengeluhkan molornya pencairan Tunjangan Profesi Pendidikan. Menurut Ulum, kasus molornya pencairan Tunjangan Profesi Pendidikan adalah kasus lama, saat dia masih menjabat sebagai anggota DPRD Jember.
Anggota dewan sudah menfasilitasi guru lembaga pendidikan swasta di lingkungan Kemenag Jember, hingga Kemenag Provinsi. Hasil pertemuan itu, Kementrian Agama akan memverifikasi ulang data penerima TPP.
Meski pendataan sudah selesai, namun hingga saat ini Tunjangan Profesi Pendidikan belum cair. Karena itu, DPRD Jawa Timur akan memperjuangkan aspirasi tersebut ke tingkat komisi, sehingga bisa ditindaklanjuti dengan kebijakan anggaran. Melalui Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR RI, Ulum berjanji akan menjadi mediator untuk memperjuangkan pencairan TPP. (Hafit)
