Rencana sidak Komisi C DPRD Jember ke lokasi lapangan terbang atau bandara Notohadinegoro, Senin pagi, batal karena Kepala Dinas perhubungan, Isman Sutomo berada di Surabaya. Komisi C DPRD Jember akan menjadwal ulang rencana sidak ke lokasi lapangan terbang.
Menurut Ketua Komisi C DPRD Jember, Mohammad Asir, laporan yang diterima Komisi C DPRD Jember, infrastuktur lapangan terbang sudah siap. Bahkan, landasan pacu yang awalnya hanya 1.200 meter persegi, sudah diperpanjang menjadi 1.600 meter persegi. Tinggal menanyakan sejauh mana kesiapan maskapai yang akan berinvestasi di Jember.
Komisi C DPRD Jember merencanakan kunjungan kerja ke Dirjen Perhubungan Udara, untuk memastikan kesiapan bandara Notohadinegoro Jember, mungkin masih ada kekurangan persyaratan.
Asir juga menjelaskan, setelah persiapan lapangan terang tuntas, tinggal kesiapan sarana dan prasarana jalan menuju lapangan terbang Notohadinegoro. Lapangan terbang juga harus didukung dengan insfrastruktur jalan yang memadai .
Lapangan terbang Notohadinegoro sudah siap didarati pesawat jenis ATR 72-600, dengan kapasitas 50 penumpang karena landasan pacu sepanjang 1.600 meter persegi, sudah selesai dibangun. (Hafit)
