Hari pertama pelaksanaan Ujian Sekolah setingkat SD, diwarnai dengan absennya sejumlah siswa. Siswa yang tidak mengikuti ujian ada yang tanpa izin, sakit, dan meninggal dunia. Sayangnya, Kepala Bidang TK-SD Dinas Pendidikan Jember, Ahmad Yasin belum menyebutkan jumlah siswa yang tidak mengikuti ujian, karena laporan belum masuk secara keseluruhan.
Menurut Yasin, hingga jam 3 sore lebih, hanya beberapa sekolah yang melaporkan siswanya tidak mengikuti ujian, namun jumlahnya tidak banyak. Jumlah mereka yang dilaporkan baru 3 orang salah satunya dari Kecamatan Panti. Sementara ada sekolah yang melaporkan siswanya tidak mengikuti Ujian Sekolah karena meninggal dunia. Namun, yang bersangkutan meninggal dunia jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan ujian, karena sudah masuk dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta Ujian Sekolah.
Yasin menambahkan, ada siswa yang mengerjakan ujian di rumah sakit, yakni salah seorang siswa asal Kecamatan Patrang. Dia mengerjakan soal di RS Citra Husada, dengan pengawasan guru dan pengawas ujian.
Ujian Sekolah tahun ini diikuti lebih dari 41 ribu siswa SD dan MI, baik negeri maupun swasta. (Hafit)
