Meski sempat dikabarkan tewas saat melaut, seorang nelayan bernama Bahrul Ulum (38), warga Desa Puger Kulon Kecamatan Puger, ternyata pulang dengan selamat, Selasa (14/10/2014) malam. Padahal, keluarga Bahrul Ulum sudah menggelar tahlil, mendoakan yang bersangkutan. Warga yang sudah mengikuti acara tahli hingga malam keempat, sempat kaget melihat kehadiran Bahrul Ulum.
Menurut tetangga Bahrul Ulum, Isa Mahdi, Sabtu (11/10/2014) siang pekan lalu, Bahrul Ulum melaut. Seharusnya dia pulang Minggu pagi, namun ternyata hingga Senin, Bahrul tidak kunjung pulang. Sementara pada Senin siangnya, perahu motor Bahrul yang digunakan melaut ditemukan hancur di sekitar perairan Getem, sebelah Barat perairan Puger. Melihat kondisi perahu, pihak keluarga memperkirakan korban terjatuh dan hilang.
Setelah 2 hari tidak pulang, keluarga akhirnya menggelar doa tahlil. Namun pada hari keempat, Bahrul muncul usai acara tahlil, sehingga membuat masyarakat kaget campur gembira, yang bersangkutan kondisinya segar bugar, namun masih seperti orang kebingungan.
Isa yang juga anggota Komisi D ini menambahkan, menurut cerita Bahrul, sebenarnya ia sudah pulang sejak Sabtu malam dengan membawa banyak ikan tangkapan. Namun dalam perjalan pulang, ia sempat buang air kecil. Saat buang air kecil itulah, perahunya diterjang ombak, sehingga ia terlempar dan ia tidak sadarkan diri. Bahrul merasa diantar orang bersorban hingga ke rumahnya, namun sesampai di rumahnya orang bersorban itu tidak ada. (Hafit)

