Sekretaris Kabupaten Jember, Sugiarto, menyambut baik usulan Komisi D DPRD Jember, terkait anggaran beasiswa bagi siswa berprestasi untuk belajar ke luar negeri.
Sambutan itu disampaikan Sugiarto, menanggapi pro kontra studi edukasi siswa dan guru berprestasi ke Australia, akhir pekan lalu. Menurutnya, program studi edukasi ke luar negeri adalah program lama yang berlangsung sejak 8 tahun lalu, melanjutkan kerjasama bidang pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah Australia.
Program studi edukasi berbeda dengan program beasiswa berprestasi, sehingga bisa dianggarkan tersendiri masing-masing di tahun akan datang, karena keduanya dinilai sama-sama penting.
Dengan studi edukasi ke Australia, siswa dan guru berprestasi bisa mendapatkan ilmu dan wawasan baru, tentang pendidikan yang bisa dikembangkan di Jember. Salah satunya adanya muatan lokal, seperti kesenian dan lainnya, yang bisa dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di Jember.
Diberitakan Prosalina FM sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD Jember, Muhammad Hafidzi, mengusulkan pengalihan anggaran studi edukasi itu menjadi beasiswa untuk siswa berprestasi, agar lulusan SMA di Jember bisa melanjutkan kuliah ke luar negeri. (Fathul)

