Jember Hari Ini – Mantan Direktur Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan periode 2005-2012, Suhandoyo, tidak percaya perusahaan yang pernah dipimpinnya itu akan bangkrut tahun ini.
Hal itu diungkapkan Suhandoyo saat diundang dalam rapat yang digelar Pansus PDP Kahyangan, di ruang Badan Musyawarah DPRD Jember, Jumat siang.
Ketidakpercayaan Suhandoyo itu dikarenakan saat ia menjadi salah satu direktur, kondisi tanaman sehat sehingga dapat menyetor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai target. Bahkan, saat itu PDP Kahyangan mampu memberi pinjaman kepada Pemkab Jember sekitar Rp 4 miliar untuk dana sewa pesawat yang dijanjikan dibayar dalam kurun waktu sebulan. Saat itu, kondisi keuangan PDP juga cukup bagus sehingga tidak pernah menggunakan dana cadangan atau deposito. Bahkan, THR dan pendapatan lain-lain untuk karyawan dan jajaran direksi cukup lumayan. Direksi saat itu mendapatkan THR sekitar Rp 150 juta. Karena itu, Handoyo menyarankan dilakukan audit investigasi atau secara menyeluruh untuk memastikan kolapsnya PDP. Selain itu, ia juga meminta dilakukan audit rutin dan dikembalikan kepada BPKP.
Hingga Jumat sore, rapat Pansus PDP Kahyangan masih terus berlangsung. (Hafit)
