Jember Hari Ini – Eksportir besar tembakau Jember, Kahar Muzakir, berharap Pemkab dan DPRD Jember tidak hanya melindungi petani, tetapi juga melindungi pengusaha. Eksportir juga rakyat seperti petani, yang sama-sama membutuhkan perlindungan agar tidak gulung tikar dalam bisnisnya.
Pernyataan Kahar Muzakir itu disampaikan karena ia melihat wakil rakyat yang ada di gedung DPRD terkesan membela petani dan memaksa eksportir untuk membeli tembakau dengan segala konsekuensinya. Padahal, menurutnya eksportir juga tidak mungkin memaksakan diri membeli tembakau petani jika gudang miliknya sudah penuh, dan tidak bisa menjual tembakaunya kepada pabrikan di luar negeri. Oleh karena itu, yang terpenting sekarang adalah bagaimana mencari solusi atas kondisi pertembakauan agar petani dan pengusaha atau eksportir sama-sama tidak merugi.
Sebelumnya, dalam rapat dengar pendapat dengan sejumlah eksportir tembakau, Ketua Komisi B DPRD Jember, Bukri, meminta Pemkab bertindak tegas kepada eksportir yang tidak bersedia membeli tembakau petani dengan mencabut izin operasinya.
Pernyataan Bukri ini muncul setelah ada beberapa eksportir yang menolak membeli tembakau petani dan akan memanfaatkan gudang miliknya untuk menampung produk komoditas lain, dan sebagai gudang penyimpanan pupuk bagi petani mitranya. (Fathul)
