Jember Hari Ini – Polisi masih belum memastikan penyebab meninggalnya Bahri (30), warga Desa Karang Kedawung Kecamatan Mumbulsari yang ditemukan di aliran Sungai Mayang, Minggu (29/5/2016) siang kemarin.
Menurut Kapolsek Sumbersari, Kompol Andi Febrianto Ali, saat ditemukan korban diidentifikasi sebagai mister x. Mayat tersebut pertama kali ditemukan penambang pasir, Pak Hotim alias Edi, warga setempat. Setelah meminggirkan mayat tersebut, Pak Hotim kemudian memberitahukan kepada warga sekitar dan aparat Polsek Sumbersari. Dari hasil penyelidikan sementara, petugas berhasil mengidentifikasi korban bernama Bahri, warga Desa Karang Kedawung Kecamatan Mumbulsari. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara itu akhirnya dilimpahkan ke Mapolres Jember.
Andi menambahkan, dari informasi sementara, korban diduga menderita stres berat sehingga diikat kedua tangannya. Namun apa penyebab kematian dan siapa yang mengikat korban, Andi mengaku belum mengetahui.
Sementara Kepala Bagian Operasi Dan Oembinaan Satreskrim Polres Jember, Iptu Sujilan, menyatakan sudah menerima pelimpahan penangan kasus tersebut. Namun hingga Senin siang, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Sebelumnya, sejumlah warga Lingkungan Sumberejo Kelurahan Wirolegi Sumbersari digemparkan dengan penemuan mayat Bahri yang tersangkut bambu milik penambang pasir. Bahri ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kedua tangan terikat tali warna biru. Korban juga menderita luka pada bagian pelipis sebelah kiri. (Fit)

