Jember Hari Ini – Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mendelegasikan kewenangannya kepada camat, kepala desa, dan lurah untuk mengoptimalkan kinerja. Bupati Anas mengaku tidak bisa bekerja sendiri memimpin Kabupaten Banyuwangi yang sangat luas dengan penduduk yang sangat beragam. Dengan pendelegasian kewenangan tersebut, persoalan yang muncul di tengah masyarakat lebih cepat diatasi. Bahkan, Anas mengaku menyerahkan anggaran pendukung kewenangan tersebut kepada camat, kepala desa, dan lurah.
Anas mencontohkan, persoalan warga miskin dan bedah rumah bisa diselesaikan oleh kepala desa dengan alokasi anggaran yang tersedia. Menurut Anas, sudah tidak zamannya kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menunggu persetujuan bupati. Karena alur birokrasi yang sangat panjang, justru menyebabkan penanganan persoalan tidak maksimal.
Anas menganalogikan menjalankan pemerintahan seperti lari estafet yang harus dilakukan bersama-sama dengan seluruh perangkat daerah. Jika dilakukan seperti lari maraton, bupati sebagai kepala daerah akan mengalami dehidrasi dan kehabisan energi di tengah jalan. (Fian)

