Jember hari Ini – Siswa kelas 4 SDN Darsono 1 Arjasa sudah sekitar 5 tahun belajar di dalam ruang kelas yang bagian atap dan dindingnya rusak parah. Siswa terpaksa duduk di kursi yang berdekatan dengan pintu keluar agar bisa menyelamatkan diri jika sewaktu-waktu bagian atap bangunan ambrol.
Kepala SDN Darsono 1 Arjasa, Titik Hartatik, mengaku sejak bertugas di sekolah itu tahun 2012 lalu, kondisi atap ruang kelas 4 sudah hancur. Setiap tahun, SDN Darsono 1 selalu mengajukan usulan rehab gedung kepada Dinas Pendidikan namun hingga sekarang tidak pernah jelas kapan realisasinya. Pihak sekolah juga tidak berani meminta sumbangan kepada orang tua siswa untuk kebutuhan belajar siswa maupun rehab gedung sekolah karena jelas-jelas dilarang oleh Bupati Jember.
Kepada sejumlah wartawan, Titik mengaku prihatin dengan kondisi sekolahnya karena jika musim hujan siswa harus belajar di teras. Jika musim kemarau seperti sekarang, siswa belajar di bawah atap bangunan yang hancur. (Fathul)

