Jember Hari Ini – Dari 94 SMP negeri di Kabupaten Jember, hanya 25 sekolah yang siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. Sementara untuk SMP swasta, dari 232 sekolah hanya 41 sekolah yang siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Total 66 SMP siap menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer.
Hal ini ditegaskan pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Jember, Imam Ghozali, saat rapat dengar pendapat bersama Komisi D DPRD Jember, Selasa siang. Menurut Ghozali, setelah Dinas Pendidikan melakukan pemetaan, ternyata tidak semua SMP siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Hal tersebut terjadi karena sekolah belum memiliki sarana prasarana yang mendukung untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer.
Pernyataan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Imam Ghozali, ini mendapat sorotan tajam dari Ketua Komisi D DPRD Jember, Muhammad Hafidzi. Menurut Hafidzi, dalam APBD tahun 2017 lalu, Pemkab dan DPRD Jember sudah menyepakati anggaran pengadaan satu paket laboratorium komputer untuk 31 SMP negeri untuk persiapan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Jika pengadaan paket laboratorium tersebut benar-benar terealisasi, jumlah SMP negeri yang siap menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer lebih banyak. Namun jika melihat kondisi saat ini, Hafidzi Mensinyalir ada persoalan terkait realisasi pengadaan laboratorium komputer untuk SMP negeri tersebut. (Fian)
