Jember Hari Ini – Direktorat Polda Jatim turun tangan membantu proses olah TKP kasus kecelakaan yang menewaskan 5 korban dan 5 korban luka-luka di Silo. Anggota Ditlantas Polda Jatim dan Satlantas Polres Jember melakukan olah TKP menggunakan Traffic Accident Analisis untuk memperoleh gambaran riil dan ilmiah, peristiwa kecelakaan akibat rem truk blong tersebut. Traffic Accident Analisis merupakan metode yang menjadi SOP untuk menangani insiden kecelakaan lalu lintas. Dengan alat tersebut bisa diketahui secara pasti dan mengungkap penyebab kecelakaan lalu lintas.
Menurut Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, AKP Inggal Widya Perdana, Traffic Accident Analisis berfungsi untuk menganalisa proses sebelum, saat kejadian dan setelah kecelakaan. Traffic Accident Analisis bisa memvisualisasikan proses terjadinya kecelakaan, dengan menggabungkan data yang didapat dari alat semacam drone dan kamera DSLR yang digunakan dalam proses olah TKP. AKP Inggal menjelaskan, tim Traffic Accident Analisis Ditlantas Polda Jatim menginput data dari 3 titik benturan, yakni titik awal dekat pasar, 500 meter dari titik awal dan di titik terakhir. Data tersebut diolah untuk mendapatkan gambaran yang utuh dan ilmiah terkait peristiwa kecelakaan kamis petang tersebut. Hasilnya, berupa data visual yang nantinya bisa dilihat seperti film. Hasil Traffic Accident Analisis ini mendukung pengambilan data keterangan saksi, dan penyelidikan kondisi truk yang memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Pantauan Prosalina FM di lapangan, saat olah TKP semua kendaraan dari arah Banyuwangi berhenti total sekitar 2 jam.
Menurut Kasat Lantas Polres Jember, AKP Jimmy Manurung, dalam proses pengambilan data menggunakan alat Traffic Accident Analisis, arus kendaraan yang melintas di lokasi pengambilan data harus berhenti sejenak agar proses olah TKP tidak terganggu dan cepat selesai. (Hafid)
