Jember Hari Ini – Polsek sempolan masih menunggu sikap keluarga FJ terkait proses hukum kasus kematian karena melompat ke sungai dekat balai Desa Sempolan.
Menurut Kapolsek Sempolan, AKP Suhartanto, polisi sudah melakukan identifikasi korban dengan alat sidik jari sehingga identitas korban diketahui dan sesuai dengan identitas yang tercetak di E-KTP. Polsek sempolan juga menghadirkan keluarga korban untuk memastikan jenazah tersebut adalah FJ. Selain itu, pihaknya juga melakukan visum dan otopsi mayat korban di RSD Dokter Soebandi Jember. Proses identifikasi dan otopsi sudah selesai. Pihaknya tinggal menunggu keputusan keluarga terkait kasus tersebut.
Diberitakan sebelumnya, warga dusun Krajan Desa Sempolan Kecamatan Silo, bernama Astro, 37 tahun, mendatangi polsek sempolan, melaporkan seorang pria berinisial FJ melompat ke sungai, Selasa 23 pebruari kemarin. Astro juga menyerahkan satu unit sepeda motor dengan nomor polisi P-3688-QD, beserta dompet berisi STNK milik FJ, serta uang tunai sebesar Rp 509 ribu. Sari keterangan Astro, lelaki yang melompat ke sungai tersebut diduga mengganggu istri pelapor, sesuai pesan whatsapp yang ada di handphone istrinya. Saat pelapor hendak melakukan klarifikasi, FJ berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Karena upayanya tidak membuahkan hasil, FJ justru melompat ke sungai, dan hanyut. (Hafid)
