Meski Krisis Ekonomi dan Pandemi, Tukang Becak Warga Kaliwates Bisa Umroh

Jember Hari Ini – Dua tukang becak bernama Samsul Arifin alias Pak Erwin dan Pak Yanti, warga  gang 3 Jalan Trunojoyo Kelurahan Kepatihan Kecamatan Kaliwates, viral di media sosial. Sebab, ditengah kesulitan ekonomi dan dalam suasana Covid-19, mereka bisa menjalankan ibadah umroh. Video percakapan kedua tukang becak dengan seseorang yang juga sedang melaksanakan ibadah umroh viral di berbagai WA grup dan media sosial yang lain.

Menurut Samsul Arifin, niat untuk melaksanakan ibadah umroh sudah disampaikan kepada istrinya puluhan tahun yang lalu. Sebagai tukang becak, rasanya sulit untuk menunaikan ibadah umroh. Namun pria yang biasa dipanggil Pak Ripin ini tetap berusaha. Saat ngobrol bersama istrinya yang kebetulan juga berjualan kopi, dia mengutarakan niatnya untuk menjalankan ibadah. Dengan tekad bulat untuk menunaikan ibadah umroh, dia sampaikan tekadnya dengan 2 hal, yakni  gemar menabung dan menjalani hidup sederhana. Meski punya uang Rp 5 ribu untuk beli nasi pecel, justru uang tersebut disisihkan untuk ditabung. Bahkan, dia rela mengganti makanan sehari-hari dengan makan ketela pohon untuk bisa mewujudkan niatnya. Arifin mengaku tidak ingat lagi sejak kapan dia menabung dari hasil mengayuh becaknya setiap hari. Begitu mendapat uang, langsung dikumpulkan dan ditabung. Dengan pertolongan dan ridlo Allah, akhirnya dia bisa berangkat umroh disaat pandemi Covid-19 tahun 2022 ini.

Samsul Arifin menambahkan, dengan niat yang dilaksanakan secara sungguh-sungguh, dia sudah daftar haji tahun 2015 lalu. Namun karena berangkat haji masih lama, pada tahun 2020 dia kemudian mendaftar ibadah umroh terlebih dahulu. Namun pada bulan 2 saat hendak berangkat, corona mulai masuk Indonesia sehingga dia batal berangkat ibadah umroh. Namun tahun ini dirinya bisa berangkat umroh dengan lancar. (Hafid)

Comments are closed.