Jember Hari Ini – Anggota Komisi C DPRD Jember, Mufid, mendesak Pemkab Jember segera menangani ambrolnya pondasi dan plengsengan jembatan Desa Banjarsari Kecamatan Bangsalsari. Sebab, jembatan tersebut adalah akses pendidikan dan ekonomi 3 desa dan 3 kecamatan, yakni Desa Banjarsari Kecamatan Bangsalsari, Desa Gugut Kecamatan Rambipuji, serta Desa Kemuningsari Lor Kecamatan Panti.
Mufid berharap, dinas terkait, yakni Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk melakukan penanganan secara cepat yaitu memperbaiki pondasi dan plengsengan jembatan yang ambrol akibat terkikis banjir. Jika dibiarkan terlalu lama, ia khawatir pondasi terus tergerus air dan jembatan malah ambruk. Sebab, saat ini kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan masih tinggi. Karena itu, jangan menunggu beberapa hari lagi, harus ada langkah konkret agar aktivitas masyarakat, seperti pelajar dan pelaku ekonomi tidak terganggu.
Sebelumnya, pondasi jembatan yang menghubungkan Desa Banjarsari Kecamatan Bangsalsari dengan Desa Gugut Kecamatan Rambipuji dan Desa Kemuningsari Lor Kecamatan Panti ambrol, Jumat (16/12/2022) sekitar pukul 3 dini hari. Akibatnya, untuk sementara waktu akses jalan yang menghubungkan ketiga desa tersebut terputus. Pondasi tersebut longsor akibat tingginya debit air Sungai Badean yang menggerus bagian bawah pondasi jembatan. Namun usai kejadian, pihak Muspika Bangsalsari dan BPBD Jember telah turun ke TKP longsor untuk melakukan assesmen. (Hafid)
