Warga Jember Masih Suka Buang Air Besar Sembarangan, Tertinggi di Jatim

Jember Hari Ini – Perilaku warga Jember yang buang air besar sembarangan masih tertinggi di Jawa Timur. Sebab, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, persentase capaian desa/kelurahan Open Defecation Free (ODF) di Jember baru 24,2 persen.

Diketahui, ODF atau stop buang air besar sembarangan adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka percepatan ODF di Kabupaten Jember.

Menurut Staf Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Ika Puspitasari, ODF untuk Provinsi Jawa Timur hingga Desember 2022 sudah mencapai 81,40 persen. Sedangkan akses sanitasi sudah mencapai 96 persen.

Sementara untuk ODF di Kabupaten Jember hingga Desember 2022 tercatat 24,2 persen. Namun ini meningkat 10 persen bila dibandingkan dengan tahun 2021 yang hanya 14 persen. Dengan demikian, Kabupaten Jember naik satu peringkat, dari 38 menjadi peringkat ke-37 se-Jatim.

Atas rendahnya capaian ini, lanjut Ika, pihaknya mengajak semua pihak, mulai camat, kades, polisi, TNI, hingga tokoh agama untuk mensukseskan kegiatan ODF atau stop air besar sembarangan.

Ika menambahkan, perilaku buang air besar sembarangan bukan karena tidak adanya  jamban, namun juga  juga mindset orangnya. Karena itu, perlu adanya edukasi yang dilakukan bersama-sama, baik puskesmas, kader kesehatan, tenaga sanitasi, maupun ormas dan tokoh agama setempat tentang bahaya buang air besar sembarangan. Selain itu, sekolah-sekolah juga mengedukasi sejak dini, supaya anak didiknya tidak buang air besar sembarangan. (Hafid)

Comments are closed.