Dokter Spesialis Paru Sampaikan 3 Hal Penting Ketika Berolahraga Saat Puasa 

Jember Hari Ini – Banyak orang mengurangi aktivitas fisik saat berpuasa, termasuk olahraga. Namun, menurut dokter spesialis paru di RSU Unmuh Jember, dr. Wahyu Agung Purnomo, puasa sebenarnya bukan penghalang untuk tetap berolahraga, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat. 

Selama berpuasa, tubuh mengalami penurunan kadar glukosa yang merupakan sumber energi utama. Padahal, olahraga juga membutuhkan energi.

Untuk itu, Wahyu menyarankan agar olahraga saat puasa mengikuti prinsip 3t, yakni Type atau jenis olahraga, kemudian Timing atau waktu berolahraga dan Term and condition atau syarat dan ketentuan. 

Lebih lanjut, dia menyarankan memilih jenis olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti jalan kaki, bersepeda, atau yoga.  Kemudian untuk waktu berolahraga sebaiknya dilakukan pagi hari setelah sahur atau sore menjelang berbuka. 

Untuk olahraga berat, sebaiknya dilakukan minimal 2 jam setelah berbuka, agar tubuh sudah mendapatkan energi dari makanan. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum berolahraga.

Selain memperhatikan waktu olahraga, Wahyu juga mengingatkan pentingnya menjaga asupan cairan dan nutrisi selama puasa. Karena tubuh hanya mendapat cairan saat berbuka dan sahur, sehingga risiko dehidrasi meningkat. Oleh karena itu, dianjurkan untuk minum minimal 2 liter air per hari, yang bisa dibagi saat berbuka, malam hari, dan sahur. (Ulil)

Comments are closed.