Pemkab Gelontor Rp42 Miliar Untuk Beasiswa Kuliah, Dispendik Pastikan Juknis Tuntas Bulan Ini

Kepala Dispendik Jember, Hadi Mulyono, saat acara launching Beasiswa Bupati Jember.

Jember Hari Ini – Dinas Pendidikan Kabupaten Jember memastikan, penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) untuk realisasi program beasiswa Pemerintah Kabupaten Jember akan rampung pada bulan ini. Terdapat enam kategori atau jalur mahasiswa yang direncanakan menerima beasiswa kuliah tersebut.

Menurut Kepala DInas Pendidikan Kabupaten Jember, Hadi Mulyono, enam jalur yang dimaksud meliputi beasiswa jalur prestasi akademik, afirmasi ekonomi, beasiswa bagi anak guru serta perangkat daerah atau desa, beasiswa kompetisi, beasiswa untuk santri pondok pesantren dan penghafal Al-Qur’an (hafidz), serta beasiswa khusus.

Saat ini, Dinas Pendidikan bersama Kelompok Kerja (Pokja) Beasiswa masih dalam proses penyusunan juknis, yang mencakup kriteria penerima, persyaratan pengajuan, serta mekanisme penyaluran beasiswa. Penyusunan juknis tersebut telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Setelah rampung, juknis akan segera disosialisasikan kepada masyarakat.

Untuk mendukung pelaksanaan program ini, Pemerintah Kabupaten Jember telah mengalokasikan anggaran sebesar sekitar Rp42 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk membiayai Uang Kuliah Tunggal (UKT), sedangkan sebesar Rp23,4 miliar diperuntukkan sebagai bantuan biaya hidup bagi mahasiswa penerima manfaat.

Sebelumnya, Bupati Jember menyampaikan, besaran UKT yang dibiayai akan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing kampus. Jika rata-rata UKT mahasiswa sebesar Rp5 juta per tahun, maka anggaran yang tersedia diperkirakan dapat menjangkau hingga 8.300 mahasiswa penerima beasiswa.

Sebanyak 5.000 kuota beasiswa tersebut diprioritaskan bagi mahasiswa penerima baru. Sementara sisanya ditujukan untuk mahasiswa yang sebelumnya telah menerima beasiswa dan masih berada dalam masa studi di bawah delapan semester. Selain pembiayaan UKT, mahasiswa penerima juga akan mendapatkan tambahan biaya hidup sebesar Rp500 ribu per bulan.

Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen memperluas kriteria penerima beasiswa, tidak terbatas pada jalur afirmasi ekonomi, guna memastikan lebih banyak warga Jember dapat mengakses program bantuan pendidikan ini. (Hafit)

Comments are closed.