Ecoton Umumkan Hasil Penelitian Terbaru Mikro Plastik pada Tubuh Manusia

Aksi peduli ecoton.

Jember Hari Ini – Komunitas Marapaima dan Yayasan Ecoton mengumumkan hasil penelitian terbaru terkait temuan mikroplastik dalam darah, urin, dan amnion pada tubuh manusia.

Peneliti dari Departemen Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Malang, Muhammad Alvin Alvianto, menyebutkan bahwa dari 26 sampel yang diambil, dalam darah manusia ditemukan 76 partikel mikro plastik. Kemudian pada amnion atau organ dalam rahim, sebanyak 117 partikel mikro plastik juga ditemukan dari 11 sampel, serta pada urin sebanyak 52 partikel dengan 9 sampel.

Manajer Divisi Advokasi Ecoton, Alex Rahmatullah, Kamis (17/07/2025) mengatakan, mikroplastik, merupakan partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter terbentuk dari degradasi plastik dan masuk ke tubuh manusia melalui tiga jalur utama: Inhalasi, Konsumsi, dan Kontak Kulit.

Dia mengatakan, partikel plastik dari udara yang tercemar pembakaran sampah dan emisi industri bahkan bisa masuk hingga paru-paru.

Lebih lanjut dia mengatakan, sampah plastik dari negara-negara maju masih terus masuk ke Indonesia melalui jalur impor. Sejumlah negara tersebut seperti Australia sejumlah 2,7  juta ton sampah, Amerika 2,3 juta ton, Italia 1,9 juta ton, United Kingdom 1,6 juta ton, dan Belanda 1,6 juta ton sampah.

Dari catatan Ecoton, volume limbah plastik yang diterima pun terus meningkat, padahal banyak diantaranya tidak layak daur ulang dan mencemari lingkungan. Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia semakin diperlakukan sebagai tempat pembuangan sampah oleh negara-negara maju. (Ulil)

Comments are closed.