
Jember Hari Ini – Sejak Rabu (30/07/2025), ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jember kembali normal, namun demikian, sejumlah sekolah masih menerapkan sistem pembelajaran daring yang menuai keluhan dari para orang tua murid, mereka meminta agar sekolah segera kembali menggelar pembelajaran tatap muka seperti biasa.
Kepala SDN Tegalrejo 01 Kecamatan Mayang, Syamsul Arifin, Jumat (01/08/2025) menyampaikan bahwa sejak BBM kembali normal, banyak wali murid yang menanyakan kapan anak-anak mereka bisa kembali masuk sekolah.
Dia menyebut, para wali murid lebih senang jika anak-anak belajar langsung di sekolah, karena hasilnya lebih efektif, selain itu banyak dari mereka mengeluh karena pekerjaan di rumah menumpuk, sementara mereka juga mendidik anaknya di rumah.
Menanggapi hal tersebut, pihak Sekolah menyatakan masih menunggu Surat Edaran (SE) resmi dari Bupati, Syamsul menegaskan bahwa sekolah tidak bisa mengambil keputusan sepihak, karena seluruh Sekolah Negeri berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jember Hadi Mulyono, saat dikonfirmasi meminta para wali murid untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah Kabupaten Jember.
Sebelumnya, menyusul krisis BBM yang melanda beberapa waktu lalu, Bupati Jember Muhammad Fawait telah mengeluarkan SE pada Senin malam (28/07/2025), yang memperbolehkan sekolah melaksanakan pembelajaran daring, dalam SE tersebut, Bupati juga mengizinkan pegawai yang tidak bersentuhan langsung dengan layanan publik untuk bekerja dari rumah (WFH) atau dari mana saja (WFA), surat edaran itu mulai berlaku sejak Selasa (29/07/2025) dan akan berakhir setelah situasi dinyatakan normal. (Hafit)
