
Jember Hari Ini – Upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah terus ditingkatkan oleh sejumlah satuan pendidikan di Jember. SDN Sumbersari 01 Jember menjadi sekolah yang aktif mengembangkan pengawasan berbasis partisipasi siswa melalui Polisi Cilik.
Kepala SDN Sumbersari 01, Noor Badriati, Kamis (20/11/2025) menyatakan edukasi anti-bullying menjadi prioritas utama sekolah. Ia menegaskan pembiasaan dan pendampingan kepada siswa harus dilakukan secara konsisten, agar tidak terjadi perundungan sekecil apapun.
Menurut Noor, keberadaan Polisi Cilik (Pocil) turut memperkuat pembentukan karakter siswa. Anggota Pocil dinilai mampu memberi keteladanan dalam kedisiplinan maupun perilaku di sekolah.
Selain pembinaan lewat Pocil, SDN Sumbersari 01 juga bekerja sama dengan pihak lain untuk memberikan edukasi kecintaan terhadap hewan. Kegiatan ini dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga tak ada waktu untuk saling mengejek sesama siswa.
Lebih jauh Noor mengatakan, saat ini, Polisi Cilik di SDN Sumbersari 01 berjumlah 30 siswa dari kelas 4 hingga 6. Mereka menjalani latihan setiap Sabtu, sekaligus dikolaborasikan dengan kegiatan paskibra.
Diketahui, upaya serupa juga diterapkan di sekolah lain, salah satunya SMPN 11 Jember. Pihak sekolah menyebut keberadaan polisi siswa membantu proses deteksi awal perilaku yang mengarah pada perundungan. (Rusdi)
