
Jember Hari Ini – Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengakui sering melakukan hal kontroversial yang menimbulkan kegaduhan publik. Hal itu sengaja dilakukan Fawait sebagai salah satu strategi promosi Kabupaten Jember.
Fawait mengatakan, pembangunan Jember tidak bisa dilakukan dengan langkah-langkah biasa. Ia menilai bahwa percepatan kemajuan daerah membutuhkan lompatan besar yang sering kali identik dengan kontroversi. Upaya itu disebut penting untuk mengembalikan Jember sebagai daerah yang kembali diperbincangkan secara luas, khususnya di media sosial.
Hal kontroversi telah dilakukan oleh Fawait, mulai dari branding Bandara Jember yang kurang terkenal dengan memberikan sentuhan warna pink dan ungkapan kontroversi lainnya. Meskipun Fawait mendapatkan beragam komentar, namun Jember menjadi terkenal dan banyak diperbincangkan oleh warganet.
Dengan strategi promosi yang tak biasa itu, Fawait berharap Kabupaten Jember bisa bersaing dengan dengan kota besar seperti Malang dan Surabaya. Apalagi Jember memiliki potensi demografi, jumlah penduduk, serta keberadaan 31 perguruan tinggi menjadi modal penting dalam membangun posisi Jember di tingkat regional. (Rusdi)
