
Jember Hari Ini – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, berharap agar target capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2026 yang mencapai Rp1,367 triliun bisa tercapai, sektor pariwisata di Kabupaten Jember perlu dimaksimalkan.
Dia menilai, meski target Rp1,3 triliun cukup ambisius jika dibandingkan target di tahun 2025 yang belum menyentuh nilai satu triliun. Per November 2025, realisasi PAD di Jember baru mencapai 75 persen dari target Rp1,13 triliun. Nilai tersebut menunjukkan ada kenaikan sekitar Rp113 miliar jika dibandingkan realisasi APBD tahun 2024.
Meski target PAD tahun 2026 lebih tinggi, dia berharap di tengah situasi pemangkasan anggaran, upaya ambisius ini dinilai penting dan perlu dilakukan. Dia menyebut, Pemkab perlu meningkatkan strategi peningkatan PAD dengan memaksimalkan potensi daerah. Salah satunya mengoptimalkan pendapatan dari sektor tambang Gunung Sadeng.
Selanjutnya, pemerintah khususnya Dinas Pariwisata perlu bekerja lebih keras agar potensi destinasi wisata ini bisa menggerakkan banyak sektor lain, mulai dari hotel, restoran hingga travel agen yang tentunya juga akan berdampak pada UMKM.
Widarto mengingatkan, jika dalam upaya peningkatan PAD di tahun 2026 ini tidak akan membebani masyarakat dari sektor pajak. Dia memastikan bahwa sektor pajak khususnya bagi masyarakat menengah kebawah tidak dinaikkan oleh Pemda.
Untuk memenuhi target di 2026 nantinya, pihaknya akan melakukan pengawasan maksimal, terutama pada masalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) agar PAD di Jember bisa terpenuhi. (Ulil)
