
Jember Hari Ini – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Kabupaten Jember untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan. Puncak curah hujan dalam sepekan ini, diperkirakan berlangsung pada Kamis (18/12/2025).
Prakirawan BMKG Pos Meteorologi Jember, Hukama Nur Akmal, Selasa (16/12/2025) menjelaskan bahwa dalam beberapa hari terakhir Jawa Timur, termasuk Jember, mengalami gangguan cuaca yang signifikan. Dampaknya terlihat dari meluapnya sejumlah sungai, seperti Sungai Kalijompo dan Sungai Bedadung.
Sebelumnya, BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini potensi peningkatan curah hujan pada periode 11 hingga 20 Desember. Menurutnya, hampir seluruh Wilayah Jawa Timur masuk dalam wilayah peringatan dini cuaca ekstrem. Salah satu faktor pemicu utama adalah bibit siklon tropis 93S yang terdeteksi di Samudra Hindia selatan Pulau Jawa hingga selatan NTB. Meski tidak berdampak langsung, namun tetap memengaruhi pola cuaca di Wilayah Jawa Timur.
Selain itu, kondisi cuaca diperkuat oleh melintasnya gelombang atmosfer Low Frequency, Kelvin, dan Rossby, serta suhu permukaan laut yang relatif hangat di Selat Madura dan Laut Jawa. Faktor-faktor tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan di Wilayah Jawa Timur.
BMKG juga memprakirakan potensi hujan masih akan terjadi pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Sementara pada Selasa dan Rabu, intensitas hujan diperkirakan berada pada kategori ringan hingga sedang. Adapun memasuki akhir Desember, curah hujan diprediksi mulai menunjukkan kecenderungan menurun.
Akmal mengimbau masyarakat agar lebih siap siaga, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor. Ia juga meminta warga untuk mewaspadai tanda-tanda awal hujan lebat, seperti munculnya awan Kumulonimbus berwarna gelap.
Khusus wilayah Selatan Jember dan sekitarnya, masyarakat juga perlu waspada terhadap peningkatan kecepatan angin yang dapat berdampak pada tinggi gelombang. (Ulil)
