
Jember Hari Ini – Pemerintah menyiapkan sebanyak 1.247 Jemaah Calon Haji cadangan untuk mengantisipasi banyaknya jemaah yang belum dapat melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) akibat belum memenuhi syarat Istitho’ah kesehatan pada musim haji 2026.
Para jemaah cadangan tersebut diimbau segera menjalani pemeriksaan kesehatan agar dapat dinyatakan Istitho’ah dan memiliki kesempatan melunasi Bipih sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan data, hingga Rabu (17/12/2025) dari total kuota 2.854 Jemaah Calon Haji Kabupaten Jember, baru 2.058 jemaah yang dinyatakan memenuhi syarat Istitho’ah kesehatan. Dari jumlah tersebut, 1.359 jemaah telah melakukan pelunasan BIPIH, sementara 699 jemaah lainnya belum melunasi. Dengan demikian, terdapat 796 jemaah yang belum dapat melakukan pelunasan Bipih tahun 2026.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Jember, Nur Sholeh, menjelaskan bahwa Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur telah menyiapkan kuota jemaah cadangan sebanyak 1.247 orang untuk musim haji 2026.
Jemaah yang masuk kuota cadangan diharapkan segera memeriksakan kesehatan agar memperoleh keterangan Istitho’ah. Jika sudah dinyatakan Istitho’ah, mereka dapat melunasi BIPIH pada masa pelunasan tahap kedua, yakni 2 hingga 9 Januari 2026.
Nur Sholeh menambahkan, jemaah yang belum memenuhi Istitho’ah kesehatan tidak diperkenankan melunasi Bipih. Namun, bagi jemaah yang masih dalam tahap evaluasi kesehatan dan status Istitho’ahnya baru terbit pada 23 Desember, akan dilaporkan sebagai jemaah gagal sistem dan tetap diberi kesempatan melunasi Bipih pada tahap pelunasan kedua. (Hafit)
